Tournesia Blog - Menuangkan Pengalaman Kedalam Tulisan
  • Home
  • Index
  • Berita
  • Wisata
  • Kuliner
  • Penginapan
  • Layanan
    • Paket Wisata
    • Open Trip
No Result
View All Result
  • Home
  • Index
  • Berita
  • Wisata
  • Kuliner
  • Penginapan
  • Layanan
    • Paket Wisata
    • Open Trip
No Result
View All Result
Tournesia Blog - Menuangkan Pengalaman Kedalam Tulisan
No Result
View All Result
Home Wisata

Kabupaten Belitung Timur : Ada Apa di Balik Pesonanya?

admin_tournesia by admin_tournesia
01/09/2026
in Wisata
2k 0
0
Kabupaten Belitung Timur
207
SHARES
7.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Belitung Timur merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berada di bagian timur Pulau Belitung. Wilayah ini memiliki karakter yang cukup beragam, mulai dari kawasan pesisir, pulau-pulau kecil, permukiman, perkebunan, hingga kawasan yang memiliki jejak panjang aktivitas pertambangan timah. Ibu kota daerah ini berada di Manggar, sebuah kawasan yang sejak dahulu mempunyai hubungan erat dengan perkembangan pertambangan dan kehidupan masyarakat Belitung Timur. Secara administratif, wilayahnya memiliki luas sekitar 2.506,9 km², terdiri atas tujuh kecamatan dan 39 desa.

Bagi Nesian Trippers yang baru mendengar nama daerah ini, Kabupaten Belitung Timur tidak hanya menarik karena pemandangan pantainya. Daerah ini mempunyai perjalanan sejarah yang panjang dan membentuk karakter masyarakatnya sampai sekarang. Manggar, misalnya, berkembang sebagai kawasan pertambangan sejak masa lalu dan kemudian menjadi pusat pemerintahan setelah pembentukan kabupaten pada 2003. Posisi geografisnya juga membuat kawasan timur Pulau Belitung mempunyai hubungan kuat dengan aktivitas kelautan dan perikanan.

Secara geografis, wilayah ini berbatasan dengan Laut Cina Selatan di sebelah utara, Laut Jawa di sebelah selatan, Kabupaten Belitung di sebelah barat, dan Selat Karimata di sebelah timur. Pemerintah daerah mencatat wilayah Belitung Timur juga mencakup 149 pulau. Kondisi tersebut membuat karakter pesisir menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus membuka peluang besar untuk pengembangan wisata bahari.

Karena memiliki kombinasi sejarah, alam, budaya, dan aktivitas masyarakat yang beragam, Kabupaten Belitung Timur cocok dibahas bukan hanya sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai wilayah yang memiliki identitas tersendiri. Informasi mengenai lokasi, kecamatan, tempat wisata, akses perjalanan, ekonomi, kuliner, dan kehidupan masyarakat menjadi hal penting bagi pembaca yang ingin mengenalnya lebih jauh.

Sejarah Kabupaten Belitung Timur dan Perkembangan Manggar

Sejarah Kabupaten Belitung Timur berkaitan erat dengan perkembangan Pulau Belitung sebagai kawasan penghasil timah. Salah satu wilayah yang mempunyai catatan sejarah penting adalah Manggar. Aktivitas pertambangan di kawasan tersebut berkembang sejak abad ke-19 dan turut membentuk pola permukiman, ekonomi, serta pemerintahan lokal. Dokumen sejarah daerah mencatat tambang Nomor 14 Manggar dibuka pada 1863 dan kemudian kawasan tersebut berkembang menjadi Distrik Manggar.

Perjalanan tersebut membuat Manggar mempunyai posisi penting jauh sebelum Kabupaten Belitung Timur berdiri sebagai daerah otonom. Pada 1866, nama Distrik Tambang Burong Mandi Lenggang berubah menjadi Distrik Manggar. Perkembangan berikutnya semakin memperkuat peranan Manggar sebagai pusat kegiatan masyarakat dan pemerintahan. Catatan sejarah juga menyebutkan bahwa pada 1871 pemerintah Hindia Belanda telah memberikan pengakuan administratif terhadap wilayah Distrik Tambang Manggar.

Pembentukan kabupaten modern terjadi setelah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbentuk pada 2000. Beberapa tahun kemudian, melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003, Kabupaten Belitung dimekarkan menjadi Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur. Sejak saat itu Manggar ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Belitung Timur. Pemekaran tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan daerah karena memberikan ruang bagi pengelolaan pembangunan yang lebih dekat dengan karakter masyarakat di wilayah timur Pulau Belitung.

Jejak sejarah pertambangan tersebut masih dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata dan pembelajaran ketika berkunjung. Nesian Trippers dapat melihat bagaimana perubahan ekonomi dari masa pertambangan membentuk kehidupan masyarakat hingga sekarang. Karena itu, mengenal Kabupaten Belitung Timur akan terasa kurang lengkap jika hanya membicarakan pantai. Sejarah Manggar dan perkembangan pertambangan memberikan konteks penting untuk memahami identitas daerah, termasuk hubungan antara alam, sumber daya, masyarakat, dan perkembangan kawasan dari masa ke masa.

Kecamatan di Kabupaten Belitung Timur yang Perlu Diketahui

Secara administratif, Kabupaten Belitung Timur terdiri atas tujuh kecamatan, yaitu Manggar, Gantung, Dendang, Kelapa Kampit, Damar, Simpang Renggiang, dan Simpang Pesak. Wilayah tersebut terbagi menjadi 39 desa. Setiap kecamatan memiliki karakter geografis dan aktivitas masyarakat yang berbeda, sehingga pembagian wilayah ini penting diketahui ketika Nesian Trippers menyusun perjalanan atau mencari informasi mengenai lokasi tertentu.

Manggar menjadi pusat pemerintahan sekaligus salah satu kawasan dengan aktivitas penduduk paling tinggi. Data pemerintah daerah untuk 2023 mencatat Manggar memiliki sekitar 40.314 penduduk dan luas wilayah sekitar 229 km². Kecamatan Gantung memiliki sekitar 30.506 penduduk, sedangkan Kelapa Kampit mencapai sekitar 19.474 penduduk. Data tersebut menunjukkan bahwa persebaran penduduk di Kabupaten Belitung Timur tidak merata dan dipengaruhi oleh kondisi wilayah serta perkembangan pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Kecamatan lain juga mempunyai karakter tersendiri. Dendang memiliki wilayah sekitar 243,3 km², Damar sekitar 236,9 km², Simpang Renggiang sekitar 390,7 km², sedangkan Simpang Pesak sekitar 362,2 km² berdasarkan data pemerintah daerah 2023. Gantung menjadi salah satu kecamatan dengan wilayah cukup luas, yakni sekitar 546,3 km². Perbedaan luas wilayah tersebut ikut memengaruhi kepadatan penduduk dan pola pemanfaatan lahan.

Bagi pencari informasi tentang Kabupaten Belitung Timur, mengetahui kecamatan sangat berguna karena nama tempat wisata, desa, fasilitas umum, dan lokasi usaha sering kali merujuk pada kecamatan tertentu. Misalnya, kawasan Burung Mandi berada di Damar, sementara sejumlah lokasi bersejarah dan kawasan pertanian berada di kecamatan lainnya. Dengan memahami pembagian wilayah sejak awal, Nesian Trippers akan lebih mudah memperkirakan jarak perjalanan, memilih tempat yang ingin dikunjungi, serta menyusun rute yang lebih efisien.

Wisata Kabupaten Belitung Timur yang Menarik Dikunjungi

Wisata Kabupaten Belitung Timur menawarkan pengalaman yang cukup berbeda dibandingkan kawasan wisata yang hanya mengandalkan pantai. Daerah ini mempunyai kombinasi wisata alam, pesisir, sejarah, budaya, dan lanskap bekas aktivitas pertambangan. Pemerintah daerah juga mencatat bahwa potensi wisata yang dimiliki mencakup pantai, air terjun, air panas, danau, agrowisata, vihara, situs sejarah, hingga museum.

Salah satu daya tarik yang sering dikaitkan dengan wilayah timur Pulau Belitung adalah Pantai Burung Mandi. Kawasan pesisir ini menawarkan suasana yang relatif tenang dengan karakter pantai yang berbeda dari pantai-pantai populer di wilayah lain. Selain wisata pantai, Nesian Trippers juga dapat mencari pengalaman yang berkaitan dengan sejarah pertambangan dan kehidupan masyarakat lokal. Bendungan Pice di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, misalnya, tercatat sebagai salah satu struktur cagar budaya yang dilestarikan.

Untuk wisatawan yang ingin menjelajahi wilayah lebih luas, Open Trip Belitung Timur dapat menjadi salah satu alternatif perjalanan apabila tersedia dari penyedia perjalanan. Konsep perjalanan bersama seperti ini dapat membantu wisatawan yang ingin mengunjungi beberapa lokasi tanpa harus menyusun seluruh kebutuhan perjalanan sendiri. Namun, jadwal, titik keberangkatan, fasilitas, dan destinasi sebaiknya diperiksa terlebih dahulu karena setiap operator mempunyai ketentuan berbeda.

Pilihan lainnya adalah Open Trip yang menggabungkan destinasi di Pulau Belitung dengan kawasan timur. Perjalanan seperti itu dapat menjadi menarik karena Nesian Trippers tidak hanya mendapatkan pemandangan alam, tetapi juga kesempatan mengenal sejarah dan kehidupan lokal. Sebelum berangkat, perhatikan jarak antarlokasi, kondisi cuaca, waktu tempuh, serta jam operasional tempat wisata. Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan di Kabupaten Belitung Timur dapat terasa lebih nyaman dan tidak sekadar mengejar jumlah destinasi.

Pantai, Pulau, dan Daya Tarik Alam Belitung Timur

Daya tarik alam menjadi salah satu alasan Kabupaten Belitung Timur banyak dicari wisatawan. Letaknya yang menghadap kawasan perairan membuat daerah ini memiliki banyak wilayah pesisir dengan karakter berbeda. Selain pantai utama yang berada di daratan, keberadaan pulau-pulau kecil juga memperkuat potensi wisata bahari. Pemerintah daerah mencatat terdapat 149 pulau dalam wilayah Kabupaten Belitung Timur, sehingga potensi eksplorasi kawasan pesisir sebenarnya sangat luas.

Pantai Burung Mandi merupakan salah satu nama yang cukup dikenal ketika membicarakan kawasan wisata di bagian timur Belitung. Lingkungannya dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai sekaligus melihat aktivitas masyarakat pesisir. Untuk pencinta fotografi, kawasan pantai juga menawarkan kesempatan mengabadikan lanskap laut, garis pantai, perahu, dan suasana kehidupan lokal. Waktu kunjungan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca karena aktivitas wisata bahari sangat bergantung pada keadaan laut.

Nesian Trippers yang ingin menggunakan layanan Open Trip Belitung sebaiknya memperhatikan apakah paket benar-benar memasukkan kawasan timur sebagai destinasi utama atau hanya menawarkan perjalanan di wilayah Pulau Belitung secara umum. Istilah paket wisata dapat digunakan dengan cakupan berbeda oleh setiap penyedia. Pastikan informasi mengenai transportasi, makan, tiket masuk, dokumentasi, pemandu, dan titik pertemuan sudah jelas sebelum melakukan pemesanan.

Selain pantai, kawasan Belitung Timur juga menarik karena lanskap daratannya. Perpaduan antara hutan, perkebunan, permukiman, kawasan bekas tambang, dan perairan menciptakan karakter geografis yang khas. Bagi wisatawan yang menyukai perjalanan dengan ritme lebih santai, mengeksplorasi desa dan kawasan pesisir dapat memberikan pengalaman berbeda. Daya tarik alam Kabupaten Belitung Timur justru terasa semakin menarik ketika dikombinasikan dengan cerita sejarah dan interaksi dengan masyarakat setempat.

Ekonomi Kabupaten Belitung Timur: Timah, Pertanian, dan Perikanan

Ekonomi Kabupaten Belitung Timur memiliki hubungan kuat dengan sumber daya alam. Pertambangan timah menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan daerah, tetapi aktivitas ekonomi masyarakat tidak berhenti pada sektor tersebut. Pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, perdagangan, jasa, dan pariwisata juga menjadi bagian dari kegiatan ekonomi lokal. Kondisi geografis yang memiliki kawasan daratan sekaligus pesisir membuat masyarakat dapat mengembangkan berbagai mata pencaharian sesuai potensi wilayahnya.

Pertanian menjadi salah satu sektor yang terus berkembang di sejumlah kecamatan. Data pemerintah daerah menunjukkan produksi padi sawah pada 2020 mencapai sekitar 3.257,58 ton, meningkat dibandingkan 2019. Kecamatan Gantung menjadi penyumbang produksi padi sawah terbesar dalam data tersebut. Selain padi, masyarakat juga menghasilkan berbagai komoditas hortikultura dan tanaman biofarmaka.

Sektor perikanan juga memiliki posisi penting. Data 2020 mencatat produksi perikanan tangkap Kabupaten Belitung Timur mencapai sekitar 40.076 ton, sementara Kecamatan Manggar menjadi wilayah dengan produksi tangkap terbesar pada periode tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehidupan ekonomi masyarakat pesisir memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas daerah. Perikanan budidaya juga berkembang dengan produksi sekitar 137.986 kilogram pada tahun yang sama.

Potensi ekonomi tersebut membuat Kabupaten Belitung Timur memiliki karakter yang tidak hanya bergantung pada pariwisata. Pengembangan wisata dapat berjalan berdampingan dengan sektor perikanan, pertanian, dan industri pengolahan apabila dikelola secara berkelanjutan. Wisatawan pun dapat ikut mengenal produk lokal melalui kuliner, hasil laut, hasil perkebunan, maupun produk usaha masyarakat. Dengan demikian, perjalanan menggunakan Open Trip Belitung atau perjalanan mandiri dapat sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal aktivitas ekonomi lokal secara lebih dekat.

Kuliner dan Kehidupan Masyarakat Belitung Timur

Membahas Kabupaten Belitung Timur juga tidak lengkap tanpa mengenal kehidupan masyarakat dan kebiasaan kulinernya. Sebagai wilayah kepulauan, makanan berbahan hasil laut mempunyai posisi penting dalam kehidupan sehari-hari. Ikan, hasil tangkapan laut, serta berbagai bahan pangan lokal dapat ditemukan dalam hidangan masyarakat. Karakter kuliner tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal daerah melalui makanan.

Manggar sebagai ibu kota memiliki aktivitas perdagangan dan kuliner yang relatif lebih ramai dibandingkan sejumlah kawasan lain. Pemerintah daerah mencatat pada 2020 terdapat puluhan rumah makan atau restoran di Manggar. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pusat pemerintahan sekaligus pusat aktivitas masyarakat mempunyai pilihan kuliner yang cukup beragam. Bagi Nesian Trippers, mencoba makanan lokal dapat menjadi cara sederhana untuk memahami kebiasaan dan karakter masyarakat setempat.

Jika perjalanan menggunakan Open Trip Belitung, jangan hanya terpaku pada tempat wisata yang populer. Sisihkan waktu untuk menikmati makanan lokal, berkunjung ke kawasan pasar, atau membeli produk masyarakat sebagai oleh-oleh. Pola perjalanan seperti ini memberikan pengalaman yang lebih lengkap karena wisatawan tidak hanya melihat pemandangan, tetapi juga berinteraksi dengan aktivitas ekonomi sehari-hari. Tentu, pilihan makanan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Kehidupan masyarakat di Kabupaten Belitung Timur juga terbentuk dari sejarah panjang kawasan pertambangan, aktivitas pesisir, serta perkembangan desa-desa. Warisan budaya dan sejarah dapat ditemukan melalui situs, bangunan, makam bersejarah, maupun tradisi masyarakat. Dokumen pemerintah daerah sebelumnya mencatat sejumlah situs dan cagar budaya seperti makam tokoh sejarah, Bendungan Pice, serta Vihara Dewi Kwan Im. Pengalaman tersebut membuat perjalanan ke wilayah ini terasa lebih kaya daripada sekadar menikmati panorama alam.

Akses dan Tips Berkunjung ke Kabupaten Belitung Timur

Akses menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami sebelum menjelajahi Kabupaten Belitung Timur. Manggar sebagai ibu kota dapat dijadikan salah satu titik acuan perjalanan menuju berbagai kecamatan. Berdasarkan informasi pemerintah daerah, jarak dari Manggar menuju Damar sekitar 12 kilometer, Simpang Renggiang sekitar 21 kilometer, Gantung sekitar 35 kilometer, Kelapa Kampit sekitar 50 kilometer, Simpang Pesak sekitar 60,75 kilometer, dan Dendang sekitar 69,75 kilometer.

Karena jarak antarkawasan cukup beragam, Nesian Trippers sebaiknya membuat rencana berdasarkan kelompok lokasi. Hindari menyusun terlalu banyak destinasi dalam satu hari jika tempat-tempat tersebut berada di kecamatan berbeda. Perjalanan yang terlalu padat dapat membuat waktu lebih banyak dihabiskan di jalan. Sebaliknya, mengelompokkan destinasi berdasarkan wilayah dapat membuat perjalanan lebih santai sekaligus memberikan kesempatan menikmati suasana daerah.

Bagi wisatawan yang mencari Open Trip Belitung, penting untuk menanyakan titik penjemputan dan cakupan wilayah perjalanan. Tidak semua paket wisata yang memakai nama Belitung otomatis mencakup seluruh wilayah Kabupaten Belitung Timur. Periksa itinerary, durasi perjalanan, kendaraan, biaya tambahan, fasilitas, serta ketentuan perubahan jadwal. Informasi tersebut membantu menghindari perbedaan ekspektasi ketika perjalanan sudah dimulai.

Waktu kunjungan juga perlu diperhatikan, terutama jika tujuan utama adalah pantai atau aktivitas luar ruangan. Kondisi cuaca dapat memengaruhi perjalanan laut dan kegiatan pesisir. Selain itu, siapkan perlengkapan dasar seperti pakaian nyaman, pelindung dari matahari, air minum, obat pribadi, dan alas kaki yang sesuai. Dengan memahami karakter wilayah sejak awal, perjalanan menjelajahi Kabupaten Belitung Timur akan lebih mudah diatur, terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali datang.

Open Trip dan Pilihan Perjalanan ke Belitung Timur

Open Trip Belitung dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi di Pulau Belitung melalui perjalanan bersama. Sistem ini biasanya mempertemukan beberapa peserta dalam satu perjalanan dengan jadwal dan itinerary yang telah ditentukan penyelenggara. Bagi Nesian Trippers yang bepergian bersama teman atau sendirian, konsep tersebut dapat membantu mengurangi kebutuhan mengatur kendaraan, rute, dan jadwal secara mandiri. Namun, detail layanan tetap perlu diperiksa sebelum melakukan reservasi.

Variasi perjalanan dapat berupa Open Trip ke Belitung Timur, paket wisata bersama yang memasukkan destinasi di bagian timur Pulau Belitung, atau perjalanan gabungan beberapa kawasan dalam satu itinerary. Setiap penyedia perjalanan dapat memiliki konsep yang berbeda, sehingga nama paket tidak cukup menjadi patokan. Perhatikan apakah biaya sudah mencakup transportasi lokal, tiket destinasi, makan, pemandu, dokumentasi, atau kebutuhan lainnya.

Bagi wisatawan yang lebih menyukai fleksibilitas, perjalanan mandiri juga dapat dipertimbangkan. Pilihan ini memberikan kebebasan menentukan destinasi, waktu berhenti, tempat makan, dan durasi kunjungan. Namun, perjalanan mandiri membutuhkan persiapan lebih banyak, terutama dalam menentukan kendaraan dan rute. Untuk kawasan yang lokasinya saling berjauhan, perencanaan menjadi semakin penting agar waktu liburan tidak habis untuk berpindah tempat.

Sementara itu, wisata Open Trip Belitung dapat menjadi pilihan praktis untuk Nesian Trippers yang mengutamakan kemudahan. Sebelum membayar, tanyakan dengan jelas titik keberangkatan, jumlah peserta, kebijakan pembatalan, fasilitas, itinerary, dan biaya yang belum termasuk. Jangan lupa memastikan apakah tujuan yang diinginkan benar-benar berada dalam jadwal. Dengan cara tersebut, pengalaman menjelajahi Kabupaten Belitung Timur dapat disesuaikan dengan gaya perjalanan, anggaran, dan waktu yang tersedia.

Alasan Kabupaten Belitung Timur Menarik untuk Dipelajari

Kabupaten Belitung Timur mempunyai banyak sisi yang dapat dipelajari, mulai dari sejarah pertambangan, perkembangan Manggar, kehidupan masyarakat pesisir, hingga potensi pariwisata. Daerah ini menunjukkan bagaimana sebuah wilayah kepulauan berkembang melalui interaksi antara sumber daya alam, masyarakat, pemerintahan, dan perdagangan. Karena itu, informasi mengenai wilayah ini relevan bukan hanya untuk wisatawan, tetapi juga pembaca yang sedang mencari gambaran umum mengenai kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Salah satu keunikan Kabupaten Belitung Timur adalah perpaduan antara masa lalu dan perkembangan masa kini. Jejak pertambangan timah masih menjadi bagian dari cerita daerah, sementara sektor pertanian dan perikanan tetap berperan dalam kehidupan masyarakat. Pariwisata kemudian membuka ruang baru untuk memperkenalkan pantai, pulau, sejarah, budaya, dan kuliner kepada pengunjung. Perpaduan tersebut membuat identitas daerah tidak terbentuk dari satu sektor saja.

Bagi Nesian Trippers, destinasi Kabupaten Belitung Timur dapat dipahami sebagai pilihan perjalanan yang menawarkan pengalaman beragam. Wisatawan dapat mengunjungi pantai, mengenal situs sejarah, menikmati kuliner, melihat aktivitas masyarakat pesisir, hingga menjelajahi kawasan yang memiliki hubungan dengan sejarah pertambangan. Jika waktunya terbatas, tentukan prioritas berdasarkan minat. Jika memiliki waktu lebih panjang, perjalanan dapat dibuat lebih menyeluruh dengan menggabungkan wisata alam, sejarah, dan budaya.

Informasi tentang profil Kabupaten Belitung Timur juga penting ketika seseorang ingin mengetahui daerah ini secara lebih mendalam. Wilayahnya memiliki luas sekitar 2.506,9 km², terdiri atas tujuh kecamatan dan 39 desa, dengan Manggar sebagai ibu kota. Data pemerintah daerah untuk 2023 mencatat jumlah penduduk sekitar 131.297 jiwa. Dengan memahami gambaran tersebut, pembaca dapat melihat Kabupaten Belitung Timur sebagai wilayah yang mempunyai potensi alam, sejarah, ekonomi, dan pariwisata yang saling berkaitan.

Tags: belitung timurbudaya Belitung TimurGantung Belitung TimurKabupaten Belitung Timurkecamatan Belitung TimurKepulauan Bangka Belitungkuliner Belitung TimurLiburan Belitung TimurManggar Belitung Timuropen tripOpen Trip BelitungPantai Burung Mandipariwisata Belitung Timurpesona Belitung Timursejarah Belitung Timurtempat wisata Belitung TimurWisata BelitungWisata Belitung Timurwisata Kabupaten Belitung Timurwisata pantai belitung
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
admin_tournesia

admin_tournesia

  • Trending
  • Comments
  • Latest
tiket masuk wisata baduy luar

Tiket Masuk Wisata Baduy Luar Panduan Lengkap Pengunjung

21/01/2025
Keunikan Menginap di Baduy Luar

Solo Backpacker ke Baduy Panduan Perjalanan Berpetualang

21/01/2025
Harga Penginapan di Baduy Luar

Harga Penginapan di Baduy Luar dan Tips Liburan Hemat

21/01/2025
Dieng Banjarnegara Sejarah dan Asal Usul Tempat Para Dewa

Dieng Banjarnegara : Sejarah dan Asal Usul Tempat Para Dewa

29/06/2025
Itinerary Open Trip Baduy 2 Hari 1 Malam Lengkap dan Terbaru Tournesia

Itinerary Open Trip Baduy 2 Hari 1 Malam Lengkap dan Terbaru

16
Rute ke Baduy Dalam Lewat Ciboleger Panduan Lengkap

Rute ke Baduy Dalam Lewat Ciboleger Panduan Lengkap

14

Harga Open Trip Baduy Paket Wisata Baduy Murah Terbaik

13
Harga Open Trip Baduy 2026

Harga Open Trip Baduy 2026 Terbaru dan Promo Resmi

12
Kabupaten Belitung Timur

Kabupaten Belitung Timur : Ada Apa di Balik Pesonanya?

01/09/2026
Benteng Banda Neira

Benteng Banda Neira : Sejarah Kelam di Balik Keindahannya

29/08/2026
Wisata Gunung Bromo

Wisata Gunung Bromo : Rahasia Pesonanya yang Bikin Takjub

27/08/2026
Baduy Dalam Ada Berapa Desa

Baduy Dalam Ada Berapa Desa? Simak Fakta Lengkapnya

25/08/2026

Recent News

Kabupaten Belitung Timur

Kabupaten Belitung Timur : Ada Apa di Balik Pesonanya?

01/09/2026
Benteng Banda Neira

Benteng Banda Neira : Sejarah Kelam di Balik Keindahannya

29/08/2026
Wisata Gunung Bromo

Wisata Gunung Bromo : Rahasia Pesonanya yang Bikin Takjub

27/08/2026
Baduy Dalam Ada Berapa Desa

Baduy Dalam Ada Berapa Desa? Simak Fakta Lengkapnya

25/08/2026
Tournesia Blog – Menuangkan Pengalaman Kedalam Tulisan

TOURNESIA adalah Tour Travel yang memberikan layanan paket wisata keluarga, study tour, family gathering, outing kantor (meeting sambil rekreasi), dan open trip

Follow Us

HUBUNGI KAMI

  • Jl. Anggrek Raya, Perum Pabuaran Indah Blok A.1 No:3, Cibinong – Bogor – Indonesia. 16816
  • 0811-805-304
  • 0811-805-304
  • [email protected]

MENU

  • Paket Wisata
  • Open Trip
  • Booking
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Blog

DOWNLOAD

  • download android
  • download ios
  • Blog
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Periklanan
  • Tentang Kami

© 2024 Tournesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Index
  • Berita
  • Wisata
  • Kuliner
  • Penginapan
  • Layanan
    • Paket Wisata
    • Open Trip

© 2024 Tournesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In